jump to navigation

ADIK TERNYATA BISA JADI SAHABAT 2 March 2009

Posted by sdbastuban in Uncategorized.
trackback

lintangKarya : Lintang Larisya (3A)

Adik bisa jadi sahabat? Bagaimana bisa?…. Jadi adik itu dekat sekali dengan kita, tidur bersama, main bersama, ketawa bersama seperti sahabat sejati. Kita mungkin pernah bertengkar tapi itu sebagai salah satu tanda dekat kita. Adik adalah lebih dari sahabat sejati. Seperti halnya yang akan saya ceritakan cerikut ini. Ada gadis yang bernama Melindisya, ia benci dengan adik. Ia tidak suka jika ibunya hamil, ia tidak ingin bertemu dengan adik sepupu. Pada saat sekolah Tensin dan Merin sahabat baiknya berbicara pada Melindisya, “Kenapa kamu tidak ingin punya adik?” kata Tensin. “Iya betul kenapa kamu tidak ingin didekati adik-adik kita?”tambah Merin. “Aku tidak ingin mengalah dan aku ingin dimanjakan” jawabMelindisya. “Haaaaa…..” jawab Merin dan Tensin bersamaan. “Eh… aku udah dijemput nih” kata Tensin, “eh … aku juga nih Mel, aku duluan ya…daaa…”. “Iya, daaa…juga. Aduh aku sendirian nih”. Tidak lama kemudian Papa datang dengan tergesa-gesa. “Ada apa pa…?” Tanya Melindisya. “Itu…itu….” Papa tidak bias bicara dengan lancer lalu Melindisya menenangkan dengan merayu Papa agar meberi tau ada apa sebenarnya. Melindisya memebri minum pada papa dan papa pun sadar kembali.. Papa menjelaskan dengan berhati-hati.Mama muntah-muntah kepala sedikit pusing. Papa membawa ke rumah sakit, mama disuruh menginap 1 minggu di rumah sakit. “Kata dokter mama sakit gejala apa…..?” kata Melindisya, diapun pingsan. Setelah dibawa pulang dan dibaringkan ketempat tidurnya papa bersiap-siap untuk membawakan mama baju. Tidak lama kemudian Melindisya terbangun. Papa melihat Melindisya terbangun. “Nah…sekarang kamu sudah bangun kan, ayo nengok mama ganti baju sana….”perintah papa. “Ok…pa…” . Melindisya berganti baju dan….siap berangkat. Melindisya dan papa berangkat menengok mama. Setelah sampai di rumah sakit “Keluarga Sehat” papa mengajak Melindisya ke kamar 105. Setelah samapi kamar 105 kebetulan dokter ternyata ada di kamar 105 itu. “Mama sedang istirahat, jangan diganggu ya…” kata doter. “Iya…” jawab Melindisya. Papa diajak bicara dokter. Aku sendirian enggak seru ah…mendingan aku ikut papa, dengan dima-diam Melindisya mengikuti papa. Dokter bicara dengan papa Melindisya. Dokter berkata ternyata Ibu Nisabil hamil. “Ha…” kata Melindisya. Ibu Nisabil stress jadi sakitnya bertambah. Melindisya lari ke kamar 105 dan menangis. Setelah papa selesai bicara, papa melihat Melindisya menangis. “Lho kenapa kamu menangis?” Tanya papa. “Papa jujur deh apa yang papa bicarakan dengan dokter”. “Ooo…soal itu, papa bicara soal tagihan mama ini. “Bohong mama hamilkan?”. “Kamu tau dari mana?”. “Aku tahu dari papa dan dokter”. “Jadi kamu nguping”. “Maaf pa…tapi…”. “Sudah jangan bicara lagi papa maafin kamu”. Papa pun keluar dari kamar itu. “Papa mau kemana ?”. “Hmmm…papa ingin mencari udara dulu ya…”. “Kamu nungguin mama ya…”. “Iya pa…”. Beberapa menit kemudian mama terbangun . “Ha….Melindisya maafin maafin mama nak. Aku sudah tahu semuanya, jadi kamu mau punya adik”. “ENGGAK….” Jawab Melindisya. 9 bulan kemudian.Setelah Melindisya pulang sekolah, Melindisya langsung dijemput. “Ada apa pa…? kok buru-buru amat?”. “Mama melahirkan”. “Oe iya eh…Ten, Mer aku pulang duluan ya dada….”. Setelah pulang sekolah Melindisya ganti baju dan langsung pergi ke rumah sakit “Keluarga Sehat”. “Selamat anda mempunyai anak perempuan” kata salah satu suster. “Ooo…terima kasih ya….”. Terdengar bayi menangis, ooo itu ternyata adiknya Melindisya. Segera papa dan Melindisya pergi ke kamar nomor 125 khusus orang hamil. 4 tahun kemudian. Melindisya bermain dengan adik dan tertawa gembira. Melindisya tersadar ingin mempunyai adik lagi yang laki-laki, mereka tersenyum bersama.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: